Thursday, February 21, 2013

RESUME Pertemuan 1- Sistem Basis Data


Resume SBD
Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia   (pegawai,   mahasiswa,   pembeli) barang,   hewan,   peristiwa,   konsep, keadaan, dan sebagainya yang direkam dalam bentu angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya.
Basis Data adalah sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasikan untuk memenuhi kebutuhan para pemakai di dalam suatu organisasi.
Database adalah kumpulan data yang saling berelasi, umumnya mendeskripsikan aktivitas satu organisasi atau lebih.
Database management system (DBMS) adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu memelihara dan memanfaatkan kumpulan data yang besar. Alternatif penggunaan DBMS adalah untuk menyimpan data dalam file dan menulis kode aplikasi tertentu untuk mengaturnya.
DBMS berisi informasi tentang perusahaan tertentu
·         Kumpulan data yang saling berelasi dan sebuah set dr program yang mengakses data.
·         Tujuan Primer dr DBMS: memberikan cara untuk menyimpan dan mengambil data dengan nyaman dan efisien untuk digunakan.
Contoh DBMS :
-          Microsoft Access yang dikeluarkan oleh Microsoft Corporation.
-          DB2 yang dikeluarkan oleh IBM.
-          Informix yang dikeluarkan oleh IBM.
-          Ingres yang dikeluarkan oleh Computer Associate.
-          MySQL yang dikeluarkan oleh The MySQL AB Company.
-          Oracle yang dikeluarkan oleh Oracle Corporatio.
-          PostgreSQL yang dikeluarkan oleh www.postgresql.com.
-          Sybase yang dikeluarkan oleh Sybase Inc..
Kelemahan ketika kita memnyimpan database dengan menggunakan File :
·         Redudansi dan Inkonsistensi Data
·         Kesulitan Dalam Mengakses Data
·         Isolasi Data
·         Keamanan Data
·         Integritas Data

Sistem Basis Data terdiri dari basis data dan DBMS








Keuntungan Sistem Basis Data

1.  Terkontrolnya kerangkapan data

Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
2.  Terpeliharanya keselarasan (kekonsistenan) data

Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan
3.  Data dapat dipakai secara bersama (shared)

Data  dapat  dipakai  secara  bersama-sama  oleh  beberapa  program  aplikasi

(secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.

4.  Dapat diterapkan standarisasi

Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.
5.  Keamanan data terjamin

DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi pemakai (misal : modify, delete, insert, retrieve)
6.  Terpeliharanya integritas data

Jika kerangkapan data dikontrol dan kekonsistenan data dapat dijaga maka data menjadi akurat

7.  Terpeliharanya   keseimbangan   (keselarasan)   antara   kebutuhan   data   yang berbeda dalam setiap aplikasi
Struktur   basis   data   diatur   sedemikian   rupa   sehingga   dapat   melayani pengaksesan data dengan cepat
8.  Data independence (kemandirian data)

Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format data yang sudah ada.

Kelemahan Sistem Basis Data

-    Memerlukan tenaga spesialis

-    Kompleks

-    Memerlukan tempat yang besar

-    Mahal


Istilah - Istilah Dasar Basis Data

Enterprise

Suatu bentuk organisasi seperti : bank, universitas, rumah sakit, pabrik, dsb.

Data  yang  disimpan  dalam  basis  data  merupakan  data  operasional  dari  suatu enterprise.
Contoh data operasional : data keuangan, data mahasiswa, data pasien

Entitas

Suatu obyek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam basis data.
Contoh Entitas dalam lingkungan bank terdiri dari : Nasabah, Simpanan, Hipotik Contoh Entitas dalam lingkungan universitas terdiri dari : Mahasiswa, mata kuliah Kumpulan dari entitas disebut Himpunan Entitas
Contoh : semua nasabah, semua mahasiswa

Atribut (Elemen Data)

Karakteristik dari suatu entitas.

Contoh : Entitas Mahasiswa atributnya terdiri dari Npm, Nama, Alamat, Tanggal lahir.

Nilai Data (Data Value)

Isi data / informasi yang tercakup dalam setiap elemen data.

Contoh Atribut Nama Mahasiswa dapat berisi Nilai Data : Diana, Sulaeman, Lina

Kunci Elemen Data (Key Data Element)

Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Contoh  Entitas  Mahasiswa  yang  mempunyai  atribut-atribut  npm,  nama,  alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.

Record Data

Kumpulan Isi Elemen data yang saling berhubungan.

Contoh : kumpulan atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir dari Entitas Mahasiswa berisikan : "10200123", "Sulaeman", "Jl. Sirsak 28 Jakarta", "8 Maret 1983".

Pengguna Basis Data

1.  System Engineer

Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual.

2.  Database Administrator (DBA)

Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.
Tugas DBA :

-   Mengontrol DBMS dan software-software

-   Memonitor siapa yang mengakses basis data

-   Mengatur pemakaian basis data

-   Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency


Program Utilitas yang digunakan oleh DBA  :

-   Loading Routines
Membangun versi utama dari basis data

-   Reorganization Routines
Mengatur / mengorganisasikan kembali basis data

-   Journaling Routines
Mencatat semua operasi pemakaian basis data

-   Recovery Routines
Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan

-   Statistical Analysis Routines
Membantu memonitor kehandalan sistem


3.  End User

Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
a.  Programmer aplikasi

Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dll)
b.  Pemakai Mahir (Casual User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS
c.  Pemakai Umum (End User / Naïve User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya
d.  Pemakai Khusus (Specialized/Sophisticated User)

Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dll, yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.




No comments:

Post a Comment